
Anda Mengalami Cedera Setelah Bermain Padel?
Olahraga padel sedang digemari oleh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan. Kita bisa melihat lapangan padel mulai menjamur dimana-mana.
​
Akan tetapi, seringkali ditemukan para Padel Lovers merasa pegal-pegal setelah bermain padel. Ada yang memang hanya karena ototnya tidak biasa dilatih dan akan berangsur membaik setelah beberapa hari, tetapi ada juga yang tidak kunjung sembuh dan bahkan semakin parah hingga akhirnya tidak bisa kembali ke lapangan padel. Jika kasusnya seperti ini, maka bisa dipastikan bahwa Anda mengalami cedera, bukan hanya rasa pegal-pegal setelah berolahraga.​
Ini Penjelasannya!

​Apa saja jenis cedera yang bisa terjadi setelah bermain padel dan bagaimana cara menanganinya? Mari kita bahas beberapa kasus yang biasanya terjadi.

Jenis Cedera Akibat Bermain Padel
1. Lateral Epicondylitis (Tennis Elbow)
​
Terjadi Cedera pada siku bagian luar
​
​Penyebab :
-
Gerakan berulang saat memukul bola (forehand/backhand)
-
Pegangan raket yang salah
-
Raket terlalu berat atau string tension terlalu tinggi
​
Gejala : ​
-
Nyeri di sisi luar siku yang menjalar ke lengan bawah
-
Nyeri saat menggenggam atau memutar pergelangan tangan
​​​
​​
2. Shoulder Impingement/Rotator Cuff Tendinopathy
​​
Terjadinya Cedera pada Bahu (terutama bagian depan dan atas)
​
​Penyebab :
-
Gerakan overhead berulang (smash, lob, serve)
-
Kelemahan otot rotator cuff dan stabilisator skapula
-
Postur bahu membulat (rounded shoulder)
​
Gejala : ​
-
Nyeri saat mengangkat lengan
-
Sulit mengangkat raket di atas kepala
-
Terkadang ada bunyi “klik” di bahu
​
​
3. Ankle Sprain (Keseleo Pergelangan Kaki)
​​
Terjadinya cedera pada pergelangan kaki bagian luar
​
​Penyebab :
-
Gerakan cepat dan perubahan arah mendadak di lapangan
-
Lantai yang licin atau pendaratan yang tidak seimbang
​
Gejala : ​
-
Bengkak, nyeri, dan sulit menapak
-
Kadang terdengar bunyi “pop”
​
​
4. Knee Injury (Patellar Tendinopathy/Meniscus Strain)
​
Terjadinya cedera pada lutut bagian depan atau dalam
​
​Penyebab :
-
Lompat dan mendarat berulang
-
Overuse dan kekakuan otot paha depan (quadriceps) atau hamstring
​
Gejala : ​
-
Nyeri saat menekuk lutut atau naik tangga
-
Rasa kaku setelah bermain
​
​
5. Lower Back Pain (Nyeri Punggung Bawah)
​
Terjadinya cedera pada bagian Punggung Bawah
​
​Penyebab :
-
Rotasi tubuh berulang saat memukul bola
-
Kelemahan otot core (perut dan punggung bawah)
-
Postur tidak seimbang saat bermain (terutama pada backhand atau serve)
​
Gejala : ​
-
Nyeri atau rasa tegang di punggung bawah
-
Kadang menjalar ke bokong atau paha
​
​
​
Cara Penanganan
​Penanganan cedera padel dapat dilakukan dengan melakukan fisioterapi kepada pasien.
Fisioterapi berperan dalam:
-
Evaluasi biomekanik gerak tubuh saat bermain
-
Pemulihan cedera akut (mengurangi nyeri, bengkak, inflamasi)
-
Rehabilitasi fungsional untuk mengembalikan kekuatan dan stabilitas
-
Pencegahan cedera ulang dengan program penguatan, peregangan, dan edukasi teknik bermain yang benar
​
​
Jika Anda mengalami cedera setelah bermain padel dan tidak kunjung sembuh, maka cedera perlu ditangani sebelum semakin bertambah parah dan mengganggu aktivitas. Klinik New Life adalah klinik yang sudah terbukti mampu mengatasi berbagai keluhan cedera setelah berolahraga, termasuk padel.
Semakin Cepat Ditangani, Semakin Cepat Anda Kembali Bermain Padel!
Klinik New Life adalah Ideal Spine Expert yang sudah berpengalaman mengatasi berbagai keluhan seperti keluhan pada tangan, kaki, leher, kepala, pinggang, dan punggung.
Jika New Lifers memiliki keluhan yang sama, bisa segera konsultasikan dengan dokter di Klinik New Life agar mendapatkan penanganan yang tepat dan terapi yang efektif sesuai dengan kondisi masing masing keluhan Newlifers.
​
​
Segera periksakan keluhan Anda
di Klinik New Life, Ideal Spine Expert
Ketahui lebih lanjut mengani Klinik New Life, Ideal Spine Expert
Terapi tulang belakang untuk segala usia dan segala kondisi dengan cepat, nyaman, dan terjangkau.
Dapatkan Informasi Terkini Melalui Instagram kami :
